13 kata “JANGAN MENUNGGU” yg perlu dihindari:
*************************
1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.
2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan ….
5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tâpi fahamilah orang itu, maka orang itu faham dengan kamu.
6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
7. Jangan menunggu projek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka projek akan menunggumu.
8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.
9. Jangan menunggu banyak wang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah bukan sekadar wang yang datang tapi juga rezeki yang lainnya.
10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.
11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.
12. Jangan menunggu boleh baru melakukan, tapi lakukanlah! Maka kamu pasti boleh!
13. Jangan menunggu waktu luang untuk membaca Alqur'an,
Tapi luangkan waktu untuk membaca Alqur'an,
Dan… Jangan menunggu lama lagi untuk menyebarkan tulisan ini kepada semua orang yang anda kenal…
Sehingga kita semua tersedar ….
Salam Cinta Silaturahmi dan Salam Santun Ukhuwah Fillah.
TAZKIRAH Hari ini 7 march 2014
★ BESI itu kuat, tapi API mampu
meleburkan'nya
☆ API itu kuat, tapi AIR mampu
memadamkannya
★ ..AIR itu kuat, tapi AWAN mampu b menyerap'nya
☆ AWAN itu kuat, tapi ANGIN mampu menolak'nya
★ ..ANGIN itu kuat, tapi BUKIT mampu menghalangi'nya
☆ BUKIT itu kuat, tapi MANUSIA mampu
menghancurkannya
★.. MANUSIA itu kuat, tapi
NAFSU mampu
menundukan'nya
☆ ..NAFSU itu kuat, tapi IMAN mampu
mengalahkan'nya
〃Tapi bila IMAN KUAT tiada apa yang mampu mengalahkan'nya
Ya ALLAH.. Kuatkan IMAN kami dimana saja kami berada..
.آمــين.آمِيـن آمِيـن يا رَبَّ آلٌعَآلَمِِيِن
TAPI YANG MENGALAHKAN IMAN PULAA.......
UJUB
Ujub ialah PERASAAN kagum atas diri sendiri. Merasa diri HEBAT. Bangga diri. Terpesona dengan kehebatan diri.
Perasaan ujub boleh datang pada bila-bila masa.
Orang yang rajin ibadah merasa kagum dengan ibadahnya.
Orang yang berilmu, kagum dengan ilmunya.
Orang yang cantik, kagum dengan kecantikannya.
Orang yang dermawan, kagum dengan kebaikannya.
Orang berjawatan tinggi, kagum dgn jawatannya.
Orang yg bijak berpidato, kagum dgn pidatonya,
Orang yg petah berbicara, kagum dgn kepetahannya
Orang yang berdakwah, kagum dengan dakwahnya.
Walhal semua kelebihan atau keistimewaan itu adalah milik Allah dan diberikan kepada manusia.
Sufyan at-Tsauri mengatakan ujub adalah perasaaan kagum pada dirimu sendiri sehingga kamu merasa bahawa kamu lebih mulia dan lebih tinggi darjat.
Muthrif rahimahullah telah berkata, “Kalau aku tidur tanpa tahajud dan bangun dalam keadaan menyesal, adalah lebih baik dari aku bertahajud tetapi berasa kagum dengan amalan tahajud tadi.”
Seorang sahabat Nabi Abu Ubaidah al-Jarrah yang menjadi imam. Setelah selesai beliau berkata, “Syaitan sentiasa menghasut aku supaya merasa aku ini lebih hebat dari orang di belakangku. Aku tidak mahu jadi imam sampai bila-bila.”
Ingatlah, semua kelebihan adalah anugerah dari Allah, oleh itu kagumlah hanya kepada Allah, bukan diri sendiri.
Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri."
(Surah An-Nisaa', sebahagian ayat 36)
Nabi saw. bersabda, "Apabila seorang lelaki sedang berjalan dengan memakai baju yang kemas dan rambut yang disikat menyebabkan dia rasa kagum dengan pakaian dan dandanan rambutnya (perasan lawa). Lalu Allah tenggelamkan dia ke dalam muka bumi dan dia terus ditenggelamkan sampai hari kiamat.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Nabi saw. bersabda, "Ada tiga hal yang dapat membinasakan diri seseorang iaitu kedekut yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti dan ujub (rasa kagum dengan diri sendiri).”
(HR Al-Bazzar dan Al-Baihaqi)
Imam Nawawi rahimahullah berkata,”ketahuilah bahwa keikhlasan niat terkadang dihalangi oleh penyakit ujub. Sesiapa ujub dengan amalnya sendiri maka akan terhapus amalnya". (Syarh Arba’in)
WALLAHUALAM..
Saturday, 8 March 2014
hari ini..;)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment